Don't Show Again Yes, I would!

Jadi Sasaran Kritik di Chelsea, Frank Lampard Bela Mason Mount Updated

Inkonsistensi menjadi salah satu permasalahan Chelsea di musim 2022/23, saat ini mereka masih tertahan di posisi 11 klasemen sementara dan sudah mengalami tiga kali pergantian pelatih, dimulai dari Thomas Tuchel, Graham Potter, sampai kini bermain di bawah arahan pelatih interim, Frank Lampard.

Menurunnya performa tim juga membuat penampilan para pemain jadi sorotan, salah satu nama yang tak jarang jadi sasaran kritik adalah Mason Mount, seperti diketahui, musim ini dirinya baru mengoleksi tiga gol dan enam assist, berbanding terbalik dari musim sebelumnya, saat itu dirinya berhasil mengoleksi 13 gol dan 16 assist dari 53 laga.

Belum adanya kesepakatan terkait kontrak baru juga disebut menjadi salah satu faktor penyebab tidak konsistennya performa Mount, namun Frank Lampard langsung pasang badan membela sang pemain sekaligus mengaku heran dengan pihak-pihak yang terus mengritik anak asuhnya tersebut.

“Saya tidak akan memberi tahu orang-orang soal opini apa yang seharusnya mereka sampaikan terkait sepakbola, namun jika mereka berpikir bahwa Mason Mount bukanlah pemain dengan level top, jujur saja, saya tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lihat,” ujar Lampard seperti dilaporkan Guardian.

“Performa adalah satu hal yang bisa diperdebatkan publik. Saat ini ada pemain yang terus diperdebatkan, situasi semacam ini jauh berbeda dengan ketika saya masih aktif bermain. Ini terjadi akibat media sosial,” lanjutnya.

Frank Lampard juga mengungkapkan pengalamannya saat bekerja sama dengan Mason Mount, menurutnya, pemain berpaspor Inggris itu adalah seorang pemain berkualitas sekaligus top.

Baca Juga

“Bekerja dengan Mason, Anda bisa tanya pada saya, Thomas Tuchel, atau bahkan Gareth Southgate dan Graham Potter, jelas, Mason Mount adalah seorang pemain top. Ya, dia memang sempat mengalami sedikit permasalahan cedera, sepertinya kami memang memerlukan sedikit proses di satu atau dua laga ke depan sebelum melihat dia kembali ke bentuk performa terbaik, sesuai dengan apa yang kita inginkan,” tambah dia.

“Mason adalah pemain top dan memiliki keterikatan yang besar dengan Chelsea. Satu hal yang saya tahu soal dia–seorang pemain top harus terus memiliki rasa lapar untuk meraih kesuksesan dan ingin selalu tampil bagus untuk Chelsea–hal itu dimilikinya sejak hari pertama saya membawanya ke Derby County. Hal ini sederhana, Mason masih berusia sangat muda dan tentu saja dia masih bisa berkembang, namun saat ini dirinya sudah menjadi pemain top,” tutupnya.

Mason Mount berpotensi diturunkan sejak awal kala Chelsea melakoni laga kandang melawan Brighton & Hove Albion dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris, Sabtu (15/4).


Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *