Waspada Cuaca Ekstrim..! BPBD Jabar Sebut Garut Peringkat Pertama Daerah Rawan Bencana

  • Whatsapp
banner 468x60

Laporan Wartawan Pojokberita.co.id : Ron/Ril***

 

Muat Lebih

banner 300250

BANDUNG, Pojokberita.co.id – Seperti diketahui sejak memasuki bulan pertama (Januari) di tahun 2021 ini, cuaca ekstrem kerap melanda di sejumlah wilayah di Jawa Barat (Jabar). Untuk itu perlu diwaspadai oleh seluruh masyarakat, hal tersebut sebagai upaya mencegah terjadinya korban jiwa. Sebagaimana bencana yang telah terjadi yakni kasus bencana longsor.

Beberapa daerahpun di wilayah Jabar, di kawatirkan rawan bencana. Karena sejumlah bencana yang kerap terjadi mulai dari banjir bandang, longsor, serta pergerakan tanah. Bahkan, menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar Dani Ramdan, dari 27 Kabupaten/kota di Jabar, bahwa wilayah Kabupaten Garut menempati peringkat pertama daerah paling rawan bencana.

Sebagaimana diketahui, lanjut dia, dalam satu bulan terakhir, terjadi beberapa bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Jabar. Seperti banjir bandang di Cicurug dan longsor di Kecamatan Geger Bitung, Kabupaten Sukabumi. Banjir di Bandung Raya, dan tanah longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

” Di Jabar ada 15 kabupaten/kota di antaranya tergolong berisiko tinggi dari total 27 daerah. Sedangkan 12 kabupaten dan kota lainnya kategori sedang. Jadi, semuanya rawan bencana. Karena itu, warga diimbau lebih waspada,” ujar Dani, pada Minggu (17/1/2021) kemarin, dirilis Pojokberita.co.id, Senin (18/1/2021).

Dani menyebutkan, kabupaten dan kota di Jabar, dari wilayah tengah hingga selatan, rawan bencana tanah longsor. Sedangkan dari wilayah tengah hingga utara, rawan banjir. “Umumnya seperti itu, meski tidak menutup kemungkinan banjir terjadi di wilayah rawan longsor dan sebaliknya,” ucapnya.

Dani menuturkan, Pemprov Jabar pun masih menetapkan status Siaga 1, seiring tingginya intensitas hujan yang diprediksi bakal terjadi hingga Mei 2021. “Jawa Barat, masih berada dalam status Siaga 1 hingga akhir Mei nanti. Kami mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap berbagai potensi bencana. Terlebih dengan risiko yang multi, baik dari aspek cuaca, iklim, gempa hingga tsunami,” terangnya. (*)

Editor: Rony***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60