Terimbas Corona, Sejumlah Perusahaan di Garut Rumahkan Karyawan

  • Whatsapp
banner 468x60

 

Laporan wartawan Pojokberita.co.id: Roni HD

Muat Lebih

banner 300250

GARUT, Pojokberita.co.id – Terimbas pandemi Corona, sejumlah perusahaan merumahkan karyawannya. Dan yang paling mencolok terjadi di sektor pariwisata seperti hotel, restoran dan destinasi wisata.

Sejak social distancing diberlakukan, kunjungan wisata ke Garut dalam kondisi terjun bebas. Hal sama dialami oleh hotel, restoran dan tempat hiburan, jumlah kunjungan mencapai titik sangat kritis. Tak heran jika sejumlah hotel di kawasan Cipanas, Garut Kota dan Pasirwangi, kini memilih tutup.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Garut Rahmat Hadi menyatakan, dari informasi yang masuk ke BPPD, jumlah karyawan hotel dan restoran di Garut yang terkena PHK menyentuh angka 1000-an.

“Ada lebih dari seribu orang pegawai hotel dan restoran di Garut yang dirumahkan. Belum lagi pegawai destinasi wisata,” jelas Rahmat Hadi Jumat (10/4/2020).

Hadi menyatakan, pandemi Corona mengakibatkan tak ada wisatawan yang datang ke Garut. Sejumlah restoran pun nyaris tak ada pengunjung karena masyarakat lebih memilih tinggal di rumah dalam rangka social dan physical distancing.

Diungkapkannya, pihaknya kini tengah mendata hotel restoran dan destinasi wisata yang tutup berikut jumlah karyawan yang dirumahkan.

“Agar diperoleh data valid, kami terus melakukan pendataan langsung,” katanya.

Hadi berharap, pemerintah terutama Disparbud dan Disnaker memberikan solusi agar para karyawan di sektor pariwisata tetap survive di tengah pandemi corona.

“Mereka sudah tak ada pendapatan, maka harus ada solusi agar karyawan dan keluarganya tetap bisa menjalani kondisi ini,” jelasnya. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60