“Sarupa Sauyunan” Tandai Bangkitnya Seni Rupa Garut

  • Whatsapp
banner 468x60

Garut, Pojokberita.co.id,- Pameran Seni Rupa Garut yang diharapkan dapat memberikan perspektif dan wacana yang lebih terhadap dunia Seni Rupa, terutama kesempatan para Perupa dalam berpameran di dalam dan luar kota.

Hal tersebut diungkapkan Sesepuh Sanggar Seni Rupa Garut (Saraga) Mayjen (purn) Junaedi di sela-sela acara pembukaan Pameran Seni Rupa yang berlangsung di Gedung Art Center, Jalan Proklamasi, Garut, Jawa Barat, Sabtu (24/09).

Muat Lebih

banner 300250

“Karena yang dipertanyakan adalah narasi seni rupa yang cukup besar, khususnya Indonesia, maka secara tidak langsung Pameran Seni Rupa Garut berkontribusi pada apa yang disebut Visual Culture (Budaya Visual) Garut dan Indonesia,” ungkap nya.

Mayjen (Purn) Junaedi- Sesepuh Saraga

Di tempat yang sama, Ketua Penyelanggara Dado Bima Sena menegaskan, kegiatan Pameran tersebut direncanakan dimulai dari tanggal 24 sampai dengan 30 September 2022, diikuti.oleh 84 orang perupa.

“Sejarah seni rupa yang telah ditulis oleh akademisi maupun perupa Barat sejak postmodernisme, penulisannya dianggap terlalu Euro-sentris dan West oriented (berkiblat di Barat saja-Red), terang Dado.

Dado mencontohkan Visual Culture yang bekerja dengan cara mengekspresikan atau menunjukan riset sejujur dan segamblang mungkin.

“Eksistensi Visual Culture adalah Pengkajian Budaya yang basisnya berdeketan dengan Culture Studies (pengkajian teori budaya) dan Media Studies (pengkajian teori media),” tegasnya.

Penyelenggaraan Pameran Seni Rupa Garut yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sekdisparbud) Makmun De Hock bertemakan “Sarupa Sauyunan” menurut Dado melakukan beberapa dekonstruksi pada eksistensi Seni Rupa di Garut.

“Catatan yang ditulis dan dengan pengertian aktivisme visual diatas, karya-karya dan para perupa yang tergabung dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari visual culture yang dibentuk dan berkontribusi sebagai bentuk visual aktivisme di Garut,” terang Dado.

Dado juga mengatakan, pesan pun beragam dari berbagai narasi seperti kata-kata dalam bahasa, lingkungan, benda, binatang, kekhasan daerah, religi, kerapuhan, narsisme, kekuasaan, kesenangan, keindahan alam, kehidupan domestik, figur, dan identitas. (***).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60