Rugikan Pemilik Lahan, Investor Abal-Abal Bergentayangan Di Garut Utara.

  • Whatsapp
banner 468x60

Garut, Pojokberita.co.id,- Pendirian pabrik di Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat, yang telah menghabiskan waktu hingga sembilan bulan menyisakan persoalan yang krusial.

Pasalnya investor yang mengerjakan proyek tersebut belum menyelesaikan pembayaran pembebasan lahan warga yang dipakai Pabrik.

Hal tersebut dikatakan Tokoh muda Kecamatan Cibatu, Robi Taufiq Akbar yang menyayangkan atas kejadian tersebut, pada wawancara melalui selulernya, Ahad (03/07).

“Kasihan sudah hampir sembilan bulan ini pemilik lahan sudah tidak lagi bercocok tanam, padahal telah ada kesepakatan terkait pembebasan lahan, jelas para petaninya mengalami kerugian,” ujar Robi.

Dikatakan Robi, masyarakat Garut Utara atau tepatnya kecamatan Cibatu tidak pernah menolak adanya rencana pendirian pabrik di kawasannya, karena selain akan mengurangi angka pengangguran, perekonomian juga akan meningkat.

“Kita tidak ada yang melakukan penolakan, asalkan investornya serius terutma dalam pembebasan lahan tanpa harus melalui makelar,” ucapnya.

Robi mengatakan, ada sekitar 18 hektar are lahan yang rencananya akan dijadikan pabrik, namun sampai sekarang sama sekali belum ada pembayaran pembebasan lahan tanah.

Jika memang pihak investor tidak memiliki modal, Robi berharap, pihak investor dengan legowo untuk tidak melanjutkan rencana pendirian pabrik.

“Masih banyak investor yang hendak masuk dan mendirikan pabrik di Cibatu. Jangan sampai Cibatu dijadikan alat untuk mencari uang dengan alasan akan mendirikan pabrik. Ini yang akan menjadi pemicu konflik,” pungkas Robi. (***).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60