Puluhan Kartu Sembako Mandiri (BPNT) Saldonya Masih Kosong (Nol), KPM Bingung

  • Whatsapp
banner 468x60

Laporan Wartawan Pojokberita.co.id : Dady***

 

GARUT, Pojokberita.co.id – Ditemukan kasus puluhan Kartu Keluarga Sejahtera dalam Program Bantuan non Tunai (BPNT) Mandiri Perluasan. Masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan kartu sembako, di Desa Sukamulya Kecamatan Pangatikan, kabupaten Garut saldo zonk atau nol (kosong).

Bardampak kebingungan para keluarga penerima manfaat (KPM), diketahui pada tahun 2020 yang lalu KPM masih menerima bantuan sembako tersebut, hingga tidak sedikit dari mereka mengaku kecewa dan waswas tidak menerima bantuan lagi.

Pasalnya bantuan berupa sembako yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat, sangat mereka harapkan dan dirasakan bisa meringankan beban hidup. Terlebih sekarang dalam situasi masa pendemi Covid-19 saat ini.

Emak Kartini 65 tahun, salah satunya lansia warga kampung Panyaweyan desa Sukamulya, KPM penerima bantuan sosial kartu sembako mandiri perluasan, mengaku kecewa setelah kartu sembako yang ia punyai setelah di chek ke agen ternyata saldonya masih Zoonk atau kosong,

“Nol saldo, saya sudah bolak -balik mendatangi agen Waroeng sembako Mandiri Litan, tempat biasa menggesek kartu sembakonya, ternyata soldonya masih tetap kosong,” tuturnya, Rabu (13/01/2021).

Dijelaskannya, sudah dua hari bolak balik untuk sekedar chek saldo akan tetapi uang 200 ribu masih tetap zonk alias kosong di kartu sembakonya.

Saat dikonfirmasi, pemilik agen Mandiri Litan menjelaskan, ada 11 kasus kartu KPM yang bermasalah tidak bisa melakukan transaksi ditempatnya termasuk yang Ema Kartini ini, dari 226 KPM yang biasa melakukan transaksi di tempatnya.

“Sekitar 11 Kartu KPM diduga bermasalah dari 7 kartu KPM tidak ada keterangan perintah bayar atau saldo kosong , 2 kartu KPM tidak aktip karena orang ini sudah meninggal dunia dan 2 KPM lupa kode, sehingga tidak bisa melakukan transaksi di sini,” jelasnya.

Hal sama terjadi di agen waroeng Mandiri putra jawa kampung Sukamulya, Dede.

“Ada 3 kasus kartu KPM yang tidak bisa melakukan transaksi di tempatnya di karnakan saldonya masih kosong, menurut para agen ini sangat merugikan katena sebelumnya barang sembako sudah di persiapkan berdasarkan total jumlah KPM,” imbuhnya.

Sementara Kasi Kesra Kec. Pangatikan, Usep Yuhendi mengatakan, pihaknya sudah banyak menerima pengaduan terkait masalah tersebut.

“Dari data yang disampaikan oleh pendamping dari TKSK kecamatan Pangatikan ,didapati puluhan lebih KPM pemegang kartu BPNT (kartu sembako) dengan saldo zoonk atau nol ” jelasnya.

Permasalahan saldo nol ini telah disampaikan dan ditindaklanjuti dengan melakukan pendataan yang dilakukan oleh pendamping TKSK kecamatan menurutnya Masalah ini bukan hanya terjadi di desa Sukamulya saja tapi terjadi juga hal yang sama di desa lain di kecamatan Pangatikan dan mungkin pula terjadi di kecamatan lain. Kata Usep.

Menurut Usep, rata-rata yang mengalami saldo nol ini adalah KPM yang memegang dua KKS atau dobel kartu, dimana sebelumnya mereka telah memiliki kartu PKH, kemudian kartu sembakonya tercetak atau menerima bansos lain, juga karena belum validnya Nik KPM.

“Berdasarkan aturan perbankkan, KPM hanya boleh memegang salah satu KKS, baik itu kartu PKH ataupun kartu bansos pangan (BPNT). Karena kartu PKH-nya yang terlebih dahulu aktif, makanya oleh pihak Bank saldo kartu BPNT-nya dibekukan sementara, sehingga saldonya nol,” kata Usep.

Ini sebuah konsekwensi logis dari sebuah perbaikan data mungkin data yang selam ini di pakai sedang dalam perbaikan akan tetapi sangat di sayangkan.

“Seharusnya pihak bank sebelumnya harus koordinasi dan konfirmasi atau pemberitahuan terdahulu dari pihak bank mandiri kepada kecamatan atau TKSK, supaya bisa di komunikasikan ke KPM yang saldonya nol sehinga tidak terjadi keresahan dan salah paham yang terjadi di KPM penerima bantuan ini,” pungkasnya.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60