Perkembangan Kasus Covid-19 Garut, 172 Orang Positif 2 Orang Meninggal

  • Whatsapp
banner 468x60

Laporan Wartawan Pojokberita.co.id : Hidayat/Jim***

 

GARUT, Pojokberita.co.id – Perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut hingga, Kamis, 10 Desember 2020 Pukul 23.55 WIB. Terjadi penambahan sebanyak 172 orang yang terkonfirmasi positif dan 2 orang meninggal dunia. Hal ini diungkapkan Humas Gugus Tugas Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Yeni Yunita, Jum’at (11/12/2020).

Dikatakan Yeni, selain ada penambahan yang terkonfirmasi positif, berdasarkan hasil pengambilan sampel swab dsri 768 orang, terdapat penambahan laporan kasus Suspek Covid-19 sebanyak 46 orang, yaitu 1 orang dari Kecamatan Garut Kota, 2 orang dari Kecamatan Karangpawitan, 5 orang dari Kecamatan Tarogong Kaler, 6 orang dari Kecamatan Tarogong Kidul, 1 orang dari Kecamatan Samarang, 1 orang dari Kecamatan Leles, 1 orang dari Kecamatan Kadungora, 1 orang dari Kecamatan Kersamanah, 4 orang dari Kecamatan Malangbong, 1 orang dari Kecamatan Sukawening, 1 orang dari Kecamatan Bayongbong, 2 orang dari Kecamatan Cilawu, 7 orang dari Kecamatan Cikajang, 1 orang dari Kecamatan Pameungpeuk, 3 orang dari Kecamatan Cibalong, 1 orang dari Kecamatan Bungbulang, 1 orang dari Kecamatan Cisewu, 5 orang dari Kecamatan Talegong, 1 orang dari Kecamatan Selaawi dan 1 orang dari Kecamatan Cibiuk (8 orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut).

“Hasil testing, tracing dan tracking, berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSUD. dr. Slamet Garut pada sampel sebanyak 656, ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 172 orang dan 1 kasus konfirmasi positif Covid-19 yang merupakan hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain,” ujarnya.

Sedangkan menurut Yeni, ada 12 orang yang terkonfirmasi dinyatakan sembuh setelah dilakukan isolasi dan sudah kembali ke rumahnya masing-masing. ” Kami laporkan kasus konfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia sebanyak 2 orang, yaitu laki-laki (KC-1699) usia 78 tahun dari Kecamatan Sukaresmi dan perempuan (KC-2479) usia 22 tahun dari Kecamatan Banyuresmi,” ujarnya.

Adapun total kasus Covid-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable dan Konfirmasi +), kata Yeni, sampai hari Kamis sebanyak 22004 kasus, terdiri dari :
a) Kontak Erat : 15380 orang, (2996 Kasus isolasi mandiri dan 12384 Kasus discarded/selesai pemantauan);
b) Suspek : 3982 kasus (261 Kasus isolasi mandiri, 13 Kasus Isolasi RS/perawatan, 3670 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 Kasus meninggal);
c) Probable : 1 kasus meninggal;
d) Konfirmasi + : 2641 kasus, (2 Kasus isolasi mandiri, 1183 Kasus isolasi RS/perawatan, 1393 Kasus sembuh dan 63 Kasus meninggal);

Yeni mengaku, ancaman penularan virus Covid-19 di keluarga (klaster keluarga) semakin meningkat.

Klaster keluarga ini merupakan penularan virus dari salah satu anggota keluarga pada anggota keluarga yang lainnya. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting, dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga itu sendiri. Upaya pencegahan penularan virus (klaster keluarga) bertujuan mengurangi risiko penularan, melalui tetap memakai masker di rumah, terapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan bergizi seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stres. Pungkasnya.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60