Pembangunan Saluran Irigasi Topang Produktifitas Pertanian di Purwakarta

  • Whatsapp
banner 468x60

Laporan Wartawan Pojokberita.co.id : Ega/Ril***

 

PURWAKARTA, Pojokberita.co.id – Untuk menopang peningkatan produktifitas sektor pertanian di Kabupaten Purwakarta, salah satunya diperlukan sistem saluran irigasi yang memadai. Hal ini juga menjadi konsen dalam visi dan misi Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

Ambu Anne (panggilan akrab Bupati Purwakarta) menyampaikan, bahwa pengelolaan yang berkaitan dengan pangan harus diseriusi secara detail. “Dalam visi misi saya selaku Bupati Purwakarta, termuat didalamnya bagian dari pembangunan infrastruktur pertanian baik dari primer, sekunder maupun tersier. Yang paling penting dalam infrastruktur pertanian salah satunya adalah irigasi,” kata Ambu Anne, saat melakukan peninjuan saluran irigasi di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, Kamis (14/1/2021).

Menurutnya, tahun 2020 Pemkab Purwakarta membangun 5 saluran irigasi baru. Hal ini dilakukan untuk menunjang peningkatan produktifitas pertanian, khususnya tanaman padi. “Kita proyeksikan peningkatan sehingga nantinya yang awalnya hanya 2 kali panen menjadi 3 kali panen. Kita akan tingkatkan semaksimal mungkin. Produksi pertanian ini akan meningkat yang tentunya akan berdampak pada ketahanan pangan di Purwakarta,” tuturnya.

“Kedepan, kita juga akan membangun 5 saluran irigasi di lima kecamatan pada tahun ini (2021). Kemudian kita akan meningkatkan 40 titik saluran irigasi yang sudah ada sebagai bagian dari pemeliharaan saluran irigasi,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Perairan (DPUBMP) Purwakarta, Ryan Oktavia mengatakan pihaknya juga telah mengoptimalkan anggaran untuk penataan infrastruktur khususnya pada peningkatan saluran irigasi untuk areal pesawahan.

Menurutnya, terdapat 64 Daerah Irigasi (DI) di Wilayah Kabupaten Purwakarta, yang terdiri dari irigasi tersier panjangnya mencapai 91.675 meter dan irigasi sekunder yang panjangnya mencapai 38.258 meter. Keseluruhan DI ini dapat mengairi lahan seluas 7.270 hektare sawah, ungkapnya.

“Selain melakukan perbaikan, kami membangun 3 mercu bendung dari 8 DI yang ditingkatkan agar aliran airnya lebih terarah,” ujar Ryan, seraya mengatakan bahwa selama 2020, dari luas panen 40.831 hektare menghasilkan 249.069,1 ton beras. (*)

Editor: Rony***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60