Pelita Jaya Basketball Beri Pelajaran untuk Pacific Caesar Surabaya, Berita IBL

Pelita Jaya Basketball memberikan pelajaran berharga bagi Pacific Caesar Surabaya. Juara bertahan menghajar Pacific dengan skor 76-51, Jumat, 23 Februari, di GOR Bimasakti Malang. Pada laga tersebut, Pacific menyadari bahwa mereka masih harus memperbaiki pertahanan di paint area.

Pacific benar-benar tak berdaya saat Pelita Jaya memaksimalkan peran bigman yang dimiliki. Tim asuhan Johanis Winar tersebut menghasilkan 42 poin dari paint area serta mengumpulkan 58 rebound. Sedangkan Pacific hanya mencetak 14 poin dari paint area. Kepala pelatih Pacific, Kencana Wukir mengakui bahwa di pertandingan kali ini mereka kalah dari sisi bigman.

“Bigman Pelita Jaya sangat kuat. Kami memang harus berbenah untuk menghadapi tim-tim semacam ini. Saya rasa ini pelajaran yang bagus bagi kami,” ucapnya.

Pacific memang sudah pasti lolos ke playoff. Jadi apapun hasil di Seri 8 Malang, tidak berpengaruh pada posisi mereka di klasemen. Jadi tujuan mereka kali ini adalah mematangkan strategi guna menghadapi playoff putaran pertama melawan Stapac Jakarta. Coach Kiki berujar bahwa ia akan mencoba beberapa strategi untuk playoff.

“Stapac menurut saya punya bigman yang kuat, seperti Pelita Jaya. Tak hanya itu, mereka juga punya small-man yang lebih cepat. Ini yang menjadi fokus kami di seri Malang. Kami ingin menyiapkan diri untuk playoff saja. Jadi saya rasa wajar kalau penampilan kami sedikit menurun,” kata Coach Kiki.

Sementara itu, Pelita Jaya sudah pasti melaju ke semifinal dengan predikat juara Divisi Putih. Justru mereka tak mau menurunkan level permainannya. Xaverius Prawiro dan kawan-kawan dituntut untuk menampilkan ciri khas Pelita Jaya. Tak peduli dengan apa yang sudah mereka capai saat ini. Coach Ahang ingin timnya tetap bermain layaknya juara bertahan.

“Saya rasa kami harus tetap bermain pada levelnya. Terpenting adalah bagaimana cara dan karakter kami bermain,” kata Coach Ahang. “Soal pertandingan hari ini, kami masih punya kelemahan di defense. Kami masih membiarkan lawan leluasa di bawah ring. Mereka bisa ambil 18 offensive rebound.”

CJ Giles mencetak double-double dengan catatan 10 poin dan 17 rebound. Wayne Bradford menyumbang 20 poin. Xaverius Prawiro menambahkan 10 poin dan Amin Prihantono mengemas 10 poin. Sedangkan di kubu Pacific, David Seagers menyumbang 17 poin, disusul Nuke Tri Saputra (16 poin) dan Anton Waters (11 poin). (*)

Foto: Hariyanto


Tinggalkan komentar