MotoGP Bakal Ubah Aturan Hak Konsesi Demi Selamatkan Honda dan Yamaha , Terupdate

pojokberita.co.id – MotoGP sedang berupaya menyelamatkan dua pabrikan Jepang, Honda dan Yamaha yang sedang kesulitan bersaing dengan rival-rival Eropa mereka.

Bentuk bantuannya sampai akan mengubah aturan terkait hak konsesi yang selama ini memang dibikin untuk mengatrol performa sebuah tim pabrikan.

”Kami sedang berupaya keras untuk membantu, tidak hanya Honda, tapi juga Yamaha. Karena mereka bisa menjadi kompetitif lagi dengan cepat,” terang Carlos Ezpeleta, CEO Dorna. 

”Honda dan Yamaha sedang dipertimbangkan untuk memenuhi syarat konsesi.”

”(Keputusan) ini menjadi vita karena Ducati menjadi sangat kompetitif dan Suzuki juga menjadi cepat. Juga Aprilia dan KTM memasuki kompetisi ini menjadi kompetitif.” 

”Pabrikan lain juga akan mengerti posisi resmi Dorna adalah menginginkan adalah perubahan dalam sistem konsesi.”

Memang benar apa yang dikatakan Ezpeleta. Ducati, Suzuki, KTM, dan Aprilia pernah merasakan benefit dari konsesi. Aturan ini diberlakukan sejak 2014 kepada tim yang tidak memenangi balapan kering selama satu musim. 

Tim yang mendapatkan konsesi, mendapatkan jatah penggantian mesin sembilan kali, sedangkan normalnya 7 kali. Boleh mengembangkan mesin sepanjang musim. Boleh melakukan tes privat lebih sering dan jatah wild card lebih banyak.

 

 

Dorna khawatir Honda dan Yamaha akan mengikuti jejak Suzuki yang memilih mundur dari MotoGP karena aturan yang berlaku saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan pengembangan secara siginifikan di tengah musim.

Masalahanya adalah Honda sudah memenangi satu balapan musim ini. Yakni, saat Alex Rins menjuarai GP Amerika Serikat.

Di sinilah aturan tersebut akan diubah oleh Dorna. Dan bagaimana reaksi Ducati dengan wacana tersebut, sementara mereka sedang menikmati dominasi di kelas premium tersebut?

 

Tinggalkan komentar