Miliki Senpi Rakitan..! Dua Pengedar Sabu Diciduk Satres Narkoba Polres OI

  • Whatsapp
Tersangka bernisial A dan E, Polisi berhasil mendapati barang bukti seberat 161 gram sabu dan satu pucuk senjata api rakitan (Senpira), berikut 27 butir amunisi aktif.
banner 468x60

Laporan Wartawan Pojokberita.co.id : Gheka***

 

OGAN ILIR, Pojokberita.co.id – Polres Ogan Ilir (OI) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengamankan dua tersangka pengedar Narkoba jenis sabu. Dari tersangka bernisial A dan E, Polisi berhasil mendapati barang bukti seberat 161 gram sabu dan satu pucuk senjata api rakitan (Senpira), berikut 27 butir amunisi aktif.

“Keduanya merupakan warga asal Desa Kerinjing, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel. Ditangkap oleh Sat-Res Narkoba Polres OI, bersama tim gabungan dikediamannya di Desa Kerinjing,” demikian dikatakan Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy, saat pres konfren di Mapolres OI, Selasa (13/1/2021).

“Ini adalah hasil kegiatan pada hari ketiga, ada lima gubuk dirobohkan dan dua tersangka pengedar narkoba A dan E berikut satu pucuk pistol rakitan jenis revolfer serta amunisi aktif 5,6 mm sebanyak 27 butir. Barang bukti narkoba sebanyak 161 gram sabu dan 2 timbangan digital plastik klip, korek api, serta uang Rp 1 juta,” kata Kapolres lagi.

Lanjut Kapolres, pada saat penangkapan tersangka berusaha kabur namun dapat ditangkap tim Reserse Narkoba Polres OI. “Pada penangkapan pertama tersangka berusaha lari namun dapat ditangkap tim preman kami, berikut barang bukti,” ujarnya.

Satnarkoba Polres OI melakukan pengembangan dan diketahui ada beberapa DPO (daftar pencarian orang). “Tim Reskrim juga melakukan pengembangan dari hasil yang kemarin kita dapatkan. Mohon dukungan semoga ini dapat kita ungkap sampai keakar-akarnya,” tandas AKBP Yusantiyo.

Menurutnya, dalam melaksanakan penegakkan berjalan lancar tidak ada perlawanan, karena Polres OI didukung warga. “Hari ini kami mendapat dukungan penuh dari warga masyarakat dan juga dari Bapak Heri Bertus ( anggota TNI),” ucap Kapolres.

Atas perbuatannya pelaku akan dikenakan pasal 114 tentang Narkoba, jo 134 ayat 1 atau pasal 112 ayat (2) jo 132 ayat 1 UU No 35 tahun 2009. Ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, jelas Kapolres. (*)

Editor : Rony***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60