Menunggu Babak Baru D’RAGAM Versus Bupati Garut Di Awal Tahun.

  • Whatsapp
banner 468x60

Garut, Pojokberita.co.id, – Dekrit Rakyat Garut Menggugat (D’RAGAM) pada pertemuan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut menyampaikan dokumen pendukung untuk memperkuat tuntutan dibentuknya pansus angket oleh DPRD Garut guna mengevaluasi kinerja Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Dalam Audensi yang digelar pada 23 Desember lalu tersebut, data-data dugaan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), kejahatan lingkungan dan pelanggaran sumpah janji pejabat publik diserahkan D’Ragam, diterima oleh perwakilan Fraksi Demokrat, Golkar dan PDIP.

Muat Lebih

banner 300250

Juru bicara D’RAGAM, Zamzam Zainulhaq dalam keterangan persnya mengatakan, melalui pernyataan ketiga perwakilan fraksi yang hadir di depan peserta audiensi, disimpulkan bahwa tuntutan D’RAGAM yang diperkuat dengan dokumen relevan cukup menjadi dasar diusulkannya pansus hak angket dalam rapat paripurna DPRD Garut.

“Dokumen yang disampaikan oleh D’RAGAM selanjutnya menjadi bahan pembahasan internal di masing-masing partai politik untuk memutuskan apakah akan mengusulkan hak angket atau tidak. Perlu waktu sekitar empat belas hari untuk pematangan di tingkat fraksi,” ungkap Zamzam, di Pos Komando D’RAGAM, Jalan Patriot no. 07, Garut, Jawa Barat, Kamis (30/12).

Jubir juga menyebutkan, Minggu pertama Januari 2022 akan menjadi penentu langkah D’RAGAM, sebab delapan fraksi yang ada di DPRD akan mengumumkan kepada publik keputusan dari masing- masing Parta politiknya.

“Kita sangat menantikan keputusan dari masing-masing Parpol terkait tuntutan ini. Sekitar satu minggu lagi akan menjadi terang benderang, Parpol mana yang akan mengusulkan dan mana yang menolak. Kita optimis setidaknya tujuh orang perwakilan dari dua Parpol akan mengusulkan hak angket, sesuai dengan ketentuan,” imbuhnya

Zamzam.menambahkan, bola panas sudah berada di anggota DPRD, dirinya berharap apa yang diharapkan terjadi minggu depan. Dukungan kepada D’RAGAM sebenarnya sudah meluas dan menguat, hanya saja ada yang terbuka dan tidak. Jika saat paripurna usulan angket mekanisme voting tertutup yang dipakai, pihaknya optimis akan dapat dukungan mayoritas.

“Apakah D’RAGAM akan memperoleh kado manis di tahun baru nanti?
Kita tunggu saja babak baru D’RAGAM versus Bupati dan Wakil Bupati Garut,” tandas Zamzam. (***).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60