Kubu Iman Alirahman, Yakin Hakim MP Putuskan Musda X Partai Golkar Garut Cacat Hukum

  • Whatsapp
Ketua AMPI Garut, Agus Indra Arisandi.
banner 468x60

Laporan Wartawan Pojokberita.co.id : Hidayat***

 

GARUT, Pojokberita.co.id – Beberapa Orsamendi dan Sejumlah pimpinan kecamatan (PK) Partai Golkar Kabupaten Garut, menyakini Mahkamah Partai (MP) akan mengungkap cacat dari pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Garut X yang digelar 22 Agustus 2020, dan mengabulkan gugatan pemohon.

“Kami yakin dan percaya MP akan memberikan keputusan sesuai ketentuan partai, Juklak dan AD/ART. Musda yang dilaksanakan 22 Agustus 2020 lalu menurut kami penuh konspirasi dan penuh pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan partai,” ujar Ketua DPD AMPI Agus Indra Arisandi dalam keterangannya, Rabu (13/01/2021)

Sehingga menurut Agus, segala macam hal yang dihasilkan pada forum Musda kemarin tidak bisa disahkan, dan saya optimis Majelis Hakim MP akan objektif dalam menilai kesaksian dan bukti dalam persidangan.

“Para Ketua PK tidak pernah mendapat Konfirmasi dan Klarifikasi terkait surat dukungan mereka oleh panitia pengarah, padahal ketentuan tersebut di atur dalam Juklak, bahwa selain verifikasi administrasi harus juga dilaksanakan verifikasi vaktual dengan 2 cara, yaitu konfirmasi dan klarifikasi dari pemilik hak suara,” ujarnya.

Belum lagi kata Agus, jika panitia pengarah teliti, para PK yang mendukung Bpk. Iman Alirahman di setiap suratnya melampirkan surat pencabutan dukungan ke sdri Hj. Euis Ida, maka bagaimana mungkin surat dukungan yang di terima SC dianggap ganda, sedangkan secara tegas mereka mencabut dukungan kepada calon lain, oleh karena itu 23 PK menjadi pemohon pada perkara gugatan ini.

“Silahkan saja kalau kemarin SC mengatakan bahwa mereka melakukan proses verifikasi sesuai dengan aturan, faktanya ada 23 PK yang menjadi pemohon dan tidak merasa di verifikasi atas dukungan – dukungan mereka, belum lagi bagaimana mungkin SC bisa menggugurkan dukungan Ganda, sedangkan aturan terkait gugurnya surat dukungan tidak pernah diatur dalam ketentuan manapun”,

“Ini akal-akalan mereka saja, coba saja jika merasa ada aturan yang mengatur bahwa dukungan ganda itu berakibat gugur, coba sampaikan pada saya, gak ada tuh yang mengatur seperti itu,” katanya.

Dilain tempat Ketua PK Selaawi, Daryaan menyampaikan Musda ke X Partai Golkar Kemarin jauh dari ideal.

“Bayangkan saja sekelas partai besar, dalam melaksanakan Musyawarah Daerah sebagai pemiliki kekuasaan tertinggi untuk menentukan masa depan partai hanya dilaksanakan tidak lebih dari 3 jam, segala macam pertanggung jawaban kepengurusan yang harus di sampaikan dari mulai kinerja, program, keuangan dan lain – lain2, seolah di lewat begitu saja, dan banyak lagi kekurangan penyelenggaraan Musda kemarin.

“Saya berharap Musda Partai Golkar ke X ini diulang saja, karena ini bukan hanya soal siapa yang memimpin, tapi ini soal masa depan partai”, pungkasnya.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60