Jengkel Karena Unjuk Rasa Tak Ada Yang Mendengar, KLB Bersama Korban Banjir Bandang 2016 Akan Kembali Geruduk Pemkab Dan DPRD

  • Whatsapp
banner 468x60

Garut, Pojokberita.co.id ,- Aksi turun ke jalan ratusan orang warga yang tergabung dalam Koalisi Lembaga Bersatu (KLB) bersama korban terdampak banjir bandang Garut tahun 2016, menuntut haknya atas perumahan yang mereka tempat, Kamis (28/07).

Pengunjuk rasa mendatangi Kantor Bupati di Jalan Pembangunan dan dilanjutkan longmarch ke depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Garut, Jawa Barat.

Muat Lebih

banner 300250

KLB yang terdiri dari aliansi 38 Ormas, OKP dan LSM ini menuntut hak-hak korban banjir bandang 2016 yang terabaikan dan diduga menjadi ajang bancakan berjamaah.

Hal tersebut terungkap dari orasi Ketua KLB, Iskandar yang menyebutkan banyaknya dugaan penyelewengan atas rumah tapak yang diperuntukan bagi korban terdampak banjir bandang 2016.

“Kami kecewa, karena hingga saat ini Pemkab Garut dan DPRD abai terhadap kewajibannya, menyelesaikan administrasi kepemilikan hak atas rumah tapak warga korban banjir bandang yang sudah enam tahun lamanya,” teriaknya.

Lanjut Iskandar, hingga patut diduga adanya permainan kotor diantara pihak terkait di Pemkab dan DPRD, jika melihat banyak nya rumah tapak yang dialihkan kepada yang bukan haknya.

Massa aksi bergerak dari titik kumpul awal di Bundaran Simpang Lima, Tarogong, dengan pengawalan dari aparat Kepolisian dan TNI.

Setelah tidak adanya para pejabat yang dimaksudkan oleh pengunjuk rasa, baik Bupati maupun anggota DPRD untuk menyampaikan aspirasinya, akhirnya massa membubarkan diri dan berjanji 0akan datang dengan massa yang lebih besar lagi. (***).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60