“Jatah Pekerjaan” Buat Dewan Pendidikan, Seret Nama Wabup Garut.

  • Whatsapp
banner 468x60

Garut, Pojokberita.co.id,- Menelisik Pelaporan ke Polres Garut yang dilakukan oleh korban “Jatah Pekerjaan” sebagaimana Laporan Polisi Nomor : LP / B / 243 / V / 2022 / JBR / RES GRT, dengan delik pelaporan yang disampaikan terkait pelanggaran pasal 378 KUHP dan Atau pasal 372 KUHP.

Dikatakan seorang Pemerhati Kebijakan Publik, Zamzam Zainulhaq, pada sebuah wawancara eksklusif menyebutkan, dugaan kuat perbuatan yang dilakukan oleh beberapa orang hebat dan terhormat, Sabtu (02/07).

Muat Lebih

banner 300250

“Para anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut (DPKG) diatas, merupakan cermin kepribadian yang tidak baik sehingga mencoreng memalukan marwah kehormatan dunia pendidikan,” ujarnya.

Zamzam juga mengatakan, ke delapan orang anggota DPKG sebagai terlapor adalah orang-orang terpelajar secara akademis akan tetapi kehormatan mereka diabaikan.

“Hanya demi kepentingan material, sehingga berakibat hilangnya moral dan idealisme nilai kebenaran di dalam diri mereka,” cetusnya.

Zamzam mengatakan, sebagai Tokoh Pendidikan seharusnya mereka dapat menjaga marwah kehormatan Dunia Pendidikan, sehingga dalam kewenangannya dapat selaras dengan kaidah- kaidah kebenaran.

“Diduga kuat tidak hanya azas hukum Pidana Umum saja yang mereka telah langgar, akan tetapi lebih pada Kesewenang- wenangan Jabatan atau Penyalahgunaan Wewenang,” tegasnya.

Bahkan Zamzam menilai, terseretnya nama Wakil Bupati, H. Helmi Budiman, sebagaimana disebutkan oleh DPKG dalam pemberian “Jatah Pekerjaan” bagi mereka, merupakan sebuah tindakan yang patut diduga kuat sebagai Kejahatan Korporasi.(***).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60