Dugaan Mark Up Data Siswa PKBM, Berpotensi Korupsi Di Disdik Garut.

  • Whatsapp
banner 468x60

Garut, Pojokberita.co.id,- Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan (AMPP) Kabupaten Garut menemukan beberapa kasus yang menjadi perbincangan hangat oleh setiap kalangan terkait Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator AMPP Kabupaten Garut, Kiki M Sundani melalui sambungan selulernya yang mengatakan, tercium dugaan raupan korupsi yang begitu besar dengan memamfaatkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat  (PKBM), Kamis (29/09).

Muat Lebih

banner 300250

“Menurut laporan yang masuk ke kami, Disdik Garut diduga lalai dalam pengawasan serta dalam mengawasi PKBM yang ada di Kabupaten Garut hanya formalitas belaka” ungkapnya.

Kiki menilai, kondisi yang terjadi di Disdik hari ini diduga kuat adanya permainan data siswa PKBM se-Kabupaten Garut, yang berkibat kepada Biaya Operasional (BOP) yang melangit.

“Contohnya, ditemukan di salah satu penyelenggara PKBM Kabupaten Garut berdasarkan laporan data siswa ada yang mencapai kurang lebih 500 siswa, padahal fakta di lapangan tidak seperti itu,” jelasnya.

Koordinator AMPP Garut juga menegaskan, selain dugaan pemalsuan data siswa ada pula dugaan pemalsuan laporan realisasi anggaran BOP.

“Jika dilihat berdasarkan data laporan realisasi anggaran BOP patut diduga adanya korupsi data siswa yang mencapai hingga puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah per PKBM, padahal siswa nya tidak pernah terlihat,” tegasnya.

Kiki berharap, kondisi seperti ini menjadi perhatian, terlebih Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, untuk melakukan upaya cek dan ricek dil lapangan.

“Situasi seperti ini seharusnya bisa diperbaiki oleh Legislatif dan Eksekutif, jika tidak patut diduga juga mereka ikut bermain di dalamnya,” pungkas Kiki. (***).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60