Dua Opsi GMBI Untuk Kejari Garut, Segera Tetapkan Tersangka Atau SP3

Garut, Pojokberita.co.id,- Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) menggelar Audensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Garut, Selasa (08/11).

Setelah sebelumnya GMBI melayangkan surat bernomor : B.018/S.Perm/DPD /Grt/LSM GMBI/XI-2022, pada tanggal 03 November 2022.

Read More

Ketua Distrik GMBI Kabupaten Garut, Ganda Permana yang dikonfirmasi usai audiensi depan Kantor Kejari, Jalan Merdeka, Tarogong Kaler, Garut, mengatakan, pihaknya tidak bertemu dengan Kepala Kejari Garut, Dr. Neva Sari Susanti S.H. M.Hum.

“Kami hanya bertemu dengan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi pidsus) dan membahas persoalan seputar Kasus POKIR dan BOP DPRD Garut Periode 2014-2019 yang selama ini menjadi polemik,” ungkap Ganda.

Ganda menambahkan, GMBI menyatakan dukungan penuh pada penegakan hukum dugaan kasus korupsi POKIR dan BOP serta kasus-kasus lainnya yang ditangani Kejari.

“Sebagaimana tertuang dalam surat tersebut, GMBI akan menyampaikan dukungan secara langsung kepada Kejari dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Kabupaten Garut,” cetusnya.

Ketua Distrik GMBI Garut juga menegaskan, pihaknya mendesak Kejari untuk segera menetapkan tersangka kasus POKIR dan BOP serta Reses DPRD Garut.

“Atau jika memang hasil penyidikan tidak terbukti maka segera terbitkan SP3, supaya tidak terus menjadi polemik di masyarakat Kabupaten Garut dan memulihkan kembali kepercayaan masyarakat kepada institusi penegak hukum,” tegasnya. (***).

Related posts