Di Masa New Normal Umat Islam di Jabar Wajib Shalat Jumat, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh.
banner 468x60

Laporan wartawan Pojokberita.co.id: Taufik

JAKARTA, Pojokberita.co.id – Setelah sekian lama merekomendasikan agar umat Islam mengganti shalat Jumat dengan slahat dhuhur, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memasuki masa New Normal mewajibkan umat Islam melaksanakan shalat Jumat.

Muat Lebih

banner 300250

Kewajiban ini menurut MUI khusus bagi umat Islam yang tinggal di daerah dengan kasus Covid-19 terkendali.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh menegaskan, pada kawasan yang sudah terkendali, umat Islam memiliki kewajiban untuk melaksanakan sholat Jumat di masa New Normal.

“Dengan kondisi ini, berarti sudah tidak ada lagi udzur syar’i yang menggugurkan kewajiban Jumat. Dan karenanya, berdasarkan kondisi faktual yang dijelaskan ahli yang kompeten dan kredibel, umat Islam yang berada di kawasan yang sudah terkendali wajib melaksanakan shalat Jumat. Pemerintah wajib menjamin pelaksanaannya”, ujar Niam Sholeh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/5/2020).

Niam pun menyebutkan, sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020, dalam kondisi penyebaran COVID-19 terkendali, umat Islam wajib menyelenggarakan sholat Jumat dan boleh menyelenggarakan aktifitas ibadah yang melibatkan orang banyak.

“Seperti jamaah shalat lima waktu/rawatib, shalat Tarawih dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan majelis taklim dengan tetap menjaga diri agar tidak terpapar COVID-19,” ujarnya.

Salah satu daerah yang kasus Covid-19-nya terkendali adalah Jawa Barat. Dengan demikian, fatwa MUI tersebut berlaku bagi seluruh umat Islam di Jawa Barat. Artinya, Jumat (29/5/2020) besok seluruh umat Islam di Jawa Barat wajib melaksanakan Shalat Jumat dan tak ada alasan lagi menggantinya dengan shalat dhuhur.

Sesuai dengan keterangan juru bicara Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto, Rabu (27/5/2020), selain Jawa Barat, daerah yang termasuk “terkendali” adalah Provinsi DKI Jakarta, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Achmad Yurianto pun menyebutkan, untuk daerah terkendali tingkat kabupaten/kota adalah

Kota atau Kabupaten
1. Kota Pekanbaru
2. Kota Dumai
3. Kabupaten Kampar
4. Kabupaten Pelalawan
5. Kabupaten Siak
6. Kabupaten Bengkalis
7. Kota Palembang
8. Kota Prabumulih
9. Kota Tangerang
10. Kota Tangerang Selatan
11. Kabupaten Tangerang
12. Kota Tegal
13. Kota Surabaya
14. Kota Malang
15. Kota Batu

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60