Banyak Beredar Beras Tak Memiliki Izin Label Di Kecamatan Malangbong

  • Whatsapp
Ilustrasi
banner 468x60

Laporan Wartawan Pojokberita.co.id : Hidayat***

 

GARUT, Pojokberita.co.id – Dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode bulan Desember 2021, di Kecamatan Malangbong, ditemukan jenis beras dari luar dari Daerah Kabupaten Garut. Bahkan, dari jenis karung yang beredar pemasok beras diduga tidak memiliki izin label resmi yang dikeluarkan oleh Kementrian Perdagangan, serta jenis beras tidak mencantumkan kualitas mutu.

Selain tidak memiliki izin label dan tidak mencantumkan kualitas mutu beras, beras yang dibagikan ke KPM banyak yang patah-patah (hancur-red).

Terkait hal tersebut, pendamping TKSK Kecamatan Malangbong, Muhlis saat dikonfirmasi melalui perpesanan Whatsapps, tidak memberikan jawaban.

Sementara salah satu Agen Bank Mandiri yang meminta identiasnya tidak dipublikasikan, mengatakan, beras yang disalurkan berasal dari Kabupaten Banjar, terkait dengan legalitas yang sesuai aturan, sedang di upayakan.

“Ya, saya pernah diperiksa di Polres Garut terkait hal itu, serta membawa legalitas dan menunjukannya, tapi aman, untuk legalitas insyaalloh bulan depan sudah selesai, kan tau sendiri pengurusan izin kementan dan uji lab tidak sebentar,” ujarnya, Rabu (13/1/2020).

Terkait dengan pemasok beras, menurutnya, tiada lain saudaranya yang ada di Banjar. Sebelum melakukan penyaluran, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim monitoring TKS, termasuk dalam Pedoman Umum (Pedum) tidak ada yang mengatakan harus ada legalitas.

“Saya ingin mengetahui label berizin tersebut, jika ada barang atau komoditi termasuk beras yang kualitasnya kurang baik, silahkan untuk datang dan akan ditukar,” ucapnya.

Beradaranya beras yang tak dilengkapi dengan izin dan mengambil barang dari luar Kabupaten Garut, selain merugikan KPM, tetapi beradampak terhadap para pengusaha lokal yang ada di Kabupaten Garut.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60